Jakarta, Februari 2026 — Indo Fisheries Expo & Forum, yang diselenggarakan oleh PT Napindo Media Ashatama (Napindo), terus memperkuat perannya sebagai platform strategis pengembangan industri perikanan dan akuakultur nasional, khususnya komoditas udang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kunjungan tim Indo Fisheries ke Yogyakarta pada 11–12 Februari 2026.
Secara kinerja, sektor perikanan Indonesia menunjukkan tren positif. Hingga triwulan III tahun 2025, total produksi perikanan nasional mencapai 18,64 juta ton, dengan kontribusi signifikan dari subsektor budidaya. Udang tetap menjadi komoditas unggulan ekspor perikanan Indonesia, menopang nilai ekspor yang hingga Oktober 2025 mencapai USD 5,07 miliar dengan surplus neraca perdagangan sebesar USD 4,53 miliar. Capaian ini menegaskan posisi strategis udang dalam struktur ekonomi perikanan nasional sekaligus daya saing Indonesia di pasar global.
(Sumber: Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia)
Sejalan dengan capaian positif ini, industri udang Indonesia juga terus melakukan penyesuaian terhadap dinamika standar pasar global, khususnya dalam penguatan jaminan mutu dan ketertelusuran produk. Penyesuaian ini menjadi semakin relevan setelah sejumlah pasar ekspor menerapkan persyaratan tambahan terkait pemeriksaan keamanan produk. Menyikapi isu kontaminasi yang sempat memengaruhi ekspor pada 2025, pemerintah segera mengambil langkah untuk menjaga keberlanjutan ekspor dan memulihkan kepercayaan pasar. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Mutu KKP bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), memperkuat kerja sama dalam penyelenggaraan sertifikasi bebas Cesium-137 (Cs-137) bagi produk udang. Kepala Badan Mutu KKP, Ishartini, menyampaikan bahwa upaya ini bertujuan untuk memastikan produk udang Indonesia memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor. “Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin mutu dan keamanan hasil perikanan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk udang Indonesia,” ujarnya. Kolaborasi ini mencakup integrasi pengujian laboratorium serta pemanfaatan fasilitas uji di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari sistem pengawasan mutu produk perikanan nasional.
(Sumber: Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia)
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa dinamika industri udang merupakan bagian dari proses adaptasi struktural menuju sistem produksi dan ekspor yang semakin kuat dan terpercaya. Dalam konteks ini, Indo Fisheries berperan sebagai platform strategis yang mempertemukan pelaku industri untuk berdiskusi mengenai penguatan mutu, keamanan pangan, serta pengembangan praktik budidaya berkelanjutan.
Melalui partisipasi di Shrimp Outlook 2026, Indo Fisheries mengambil bagian dalam upaya memahami perkembangan terkini sektor udang sekaligus memperluas jejaring dengan pelaku usaha, asosiasi, dan pemangku kepentingan di tengah perubahan pasar global. Pendekatan ini selaras dengan arah pengembangan akuakultur nasional yang menekankan praktik budidaya modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Pameran dan forum teknologi komprehensif ke-16 di bidang perikanan dan akuakultur meliputi budidaya, pakan, bibit, kesehatan, cold storage, dan pengolahan makanan: Indo Fisheries 2026 akan diselenggarakan bersamaan dengan Indo Livestock, Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, dan Indo Vet 2026 Expo & Forum pada 16–18 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Indonesia.
Pameran mendatang ini akan menghadirkan program unggulan terbaru, yaitu Fisheries Buyers Program. Program ini dirancang untuk menghubungkan eksportir perikanan Indonesia dengan pembeli internasional termasuk dari Amerika, Asia Tengah, China, Jepang, Korea, dan Uni Eropa melalui akses business matchmaking. Pameran ini ditargetkan menarik lebih dari 600 peserta dari 40 negara, 12 paviliun negara, serta 20.000 pengunjung yang terdiri dari pelaku usaha, inovator, pembuat kebijakan, akademisi, hingga peneliti.
Temui Tim Kami di Yogyakarta!
Untuk informasi lebih lanjut mengenai partisipasi di Indo Fisheries 2026, silakan temui tim kami yang hadir di Booth No.18, Kasultanan Ballroom, Royal Ambarrukmo, Yogyakarta pada 11-12 Februari 2026.
© 2025 All rights Reserved. Indo Fisheries Expo & Forum organised by PT Napindo Medha Ashatama